Hillary Tendang Obama di West Virginia

CHARLESTON – Hillary Rodham Clinton meraup kemenangan besar dalam pemilihan pendahuluan (primary) di West Virginia atas Barack Obama yang diunggulkan.

Dengan kemenangan itu Hillary menambah pundi-pundi delegasi sebanyak 15, dari 28 yang diperebutkan di West Virginia. Hillary sudah mengumpulkan 1.712 delegasi, sedangkan 1.875,5 delegasi. Keduanya masih kurang lebih dari 100 delegasi untuk mencapai jumlah 2.025 untuk memenangi konvensi nasional partai di Denver.

Namun kemenangan ini menjadi penting karena menghambat laju Obama meraih nominasi Partai Demokrat. Kemenangan ini juga menunjukkan bahwa Obama belum bisa meraih dukungan dari kelompok pekerja kelas bawah (blue collar) kulit putih. Kemenangan serupa diraih Hillary di Ohio, Pennsylvania dan Indiana.

Perhitungan Associated Press ini dibuat berdasarkan survei atas pemilih yang keluar dari tempat pemungutan suara (TPS), Selasa (13/5) atau Rabu (14/5) waktu Indonesia. Dari sejumlah orang yang diwawancarai di luar (TPS), terlihat dukungan untuk Hillary datang dari warga berusia 60 tahun ke atas, kalangan tidak terdidik dan keluarga yang berpenghasilan di bawah 50.000 dolar.

“Setelah malam ini, kami akan membuktikan satu hal lagi, kalau Anda mau, Hillary Clinton adalah kandidat terkuat Demokrat yang bisa dinominasikan,” kata Ann Lewis, salah satu pendukung mantan ibu negara itu.

“Kami akan mulai lagi besok dan bicara dengan para delegasi super yang belum menentukan pilihan dan mengatakan, ‘Tahukah Anda, dia (Hillary) adalah kandidat yang bisa memperluas peta pemilihan. Anda lihat West Virginia, Kentucky, Arkansas dan Tennessee. Anda lihat apa yang dipertaruhkan dan apa argumen yang kuat’,” lanjut Lewis. Hillary telah merencanakan pertemuan dengan delegasi super itu, Rabu (14/5).

Tetapi tampaknya Obama tidak terlalu pusing dengan kekalahannya di West Virginia dan memilih berkonsentrasi pada primary Oregon yang berlangsung bulan ini juga. Obama juga tetap fokus dalam kampanye melawan John McCain, satu-satunya kandidat Partai Republik yang tersisa.

“Ini kesempatan bagi kita untuk membangun sebuah mayoritas Demokrat baru yang independen dan kaum Republik tahu bahwa empat tahun kedua untuk George Bush tidak berguna,” kata Obama di Missouri yang akan menjadi ajang pertarungan besar November.

Sumber: KOmpas.com

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s